• By Admin
  • Rabu, 26 November 2025

Kolaborasi Sekolah dan DUDI Melalui Program TEFA

Kolaborasi antara SMK dan dunia industri (DUDI) menjadi kunci utama dalam pengembangan Teaching Factory. Dengan adanya kerja sama ini, standar kompetensi siswa dapat disesuaikan langsung dengan kebutuhan industri terkini. Industri juga dapat memberikan masukan dalam pengembangan kurikulum agar lebih relevan.


Melalui TEFA, siswa dapat merasakan pengalaman kerja nyata seperti magang, proyek industri, hingga penyelesaian kasus teknis langsung dari dunia kerja. Program ini memungkinkan siswa mengenal budaya kerja profesional seperti disiplin waktu, komunikasi kerja, target produksi, dan tanggung jawab kualitas.


Keberhasilan TEFA bergantung pada sinergi antara sekolah dan industri. Semakin kuat kerja sama yang dibangun, semakin besar peluang siswa untuk mendapatkan kesempatan kerja atau bahkan membangun usaha sendiri setelah lulus dari SMK.


Definisi DUDI dalam TEFA

DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) dalam TEFA adalah konsep kolaborasi antara sekolah dengan dunia kerja untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyerupai kondisi industri sesungguhnya. TEFA (Teaching Factory) bertujuan menggabungkan pembelajaran teori dan praktik sehingga siswa belajar dengan standar industri yang aktual dan relevan.


Bentuk kerja sama sekolah dengan industri

Kerja sama dapat berbentuk penyusunan kurikulum bersama industri, praktek kerja lapangan (PKL), penyediaan alat atau teknologi dari mitra industri, pembinaan langsung oleh profesional, hingga penyediaan proyek nyata yang dikerjakan siswa. Tujuannya agar pembelajaran berjalan sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi terbaru.


Kegiatan praktik dan proyek nyata

Siswa akan mengerjakan proyek sesuai standar perusahaan, seperti pembuatan produk, layanan jasa, pengembangan sistem, atau simulasi operasional industri. Seluruh kegiatan praktik dirancang menyerupai mekanisme kerja profesional—mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga pelaporan hasil kerja.


Manfaat kerja sama untuk siswa dan sekolah

Siswa mendapatkan pengalaman langsung dunia kerja, meningkatkan keahlian teknis dan soft skill, serta memiliki portofolio pekerjaan nyata. Sekolah juga memperoleh peningkatan kualitas pembelajaran, reputasi yang lebih baik, dan peluang pengembangan fasilitas melalui mitra industri.


Peluang kerja setelah lulus

Dengan pengalaman praktik industri, siswa memiliki nilai tambah di mata perusahaan. Portofolio yang jelas, pengalaman proyek, serta pemahaman budaya kerja industri membuat siswa lebih mudah diterima kerja atau bahkan membuka usaha sendiri sesuai kompetensi yang telah dikuasai.